Minggu, 26 April 2015

Pengertian Identitas Negara



Pengertian Identitas Negara

Kata “identitas” berasal dari kata “identity” yang berarti ciri-ciri, tanda-tanda atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya dengan orang lain, contohnya bendera dan lagu kebangsaan setiap negara akan berbeda dengan negara lain. Sedangkan dalam terminologi antropologi kata “identitas” diartikan sebagai sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kasadaran diri sendiri, golongan, kelompok, komunitas atau negara lain.

Kata “nasional” bearti identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama dan bahsa maupun non fisik seperti keinginan, cita-cita dan tujuan.

Oleh karena itu identitas nasional dapat disimpulkan bahwa pada hakikatnya adalah manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khasnya dan dengan ciri khas tersebutlah suatu bangsa akan berbeda dengan bangsa lain. Sehingga dengan demikian, maka identitas nasional akan melahirkan tindakan kelompok yang disebut atribut nasional.

Pengertian lain dari Identitas nasional adalah suatu ciri khas yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain.

Pengertian identitas nasional menurut beberapa pakar : 

  • Berger

Dalam bukunya yang berjudul “The Capitalis Revolution” era globalisasi dewasa ini ideologi kapitalislah yang akan menguasai dunia serta mengubah masyarakat satu persatu menjadi sistem internasional yang menentukan nasib bangsa-bangsa dibidang sosial, politik, dan kebudayaan.

  • Fujukama

Membawa perubahan ideologi partikuker keraah universal dan kapitalismelah yang akan menguasai dunia. Dalam menghadapi proses perubahan tersebut sangat tergantung kemampuan bangsa itu sendiri.

  • Toyanbee

Ciri khas ciri suatu bangsa yang merupakan lokal genius dalam menghadapi tantangan dan respon. Jika tantangan besar sementara respon kecil maka bangsa tersebut akan punah. Namun apabila tantangan kecil sementara respon besar maka bangsa tersebut akan berkembang menjadi bangsa yang kreatif.

Kepribadian seabagai suatu identitas nasional suatu bangsa adalah keseluruhan atau totalitas dari kepribadian individu-individu sebagai urutan yang membentuk bangsa tersebut. Identitas nasional tidak dapat dipisahkan dengan pengertian peoples character atau national identity.

Menurut Robert De Ventos dalam bukunya “The Power of Identity”, ia mengemukakan bahwa selain faktor intensitas, teritorial, bahasa, agama serta budaya juga harus dipahami dalam konteks arti dinamis yaitu bangsa tersebut melakukan akselerasi dalam pembangunan termasuk proses interaksinya secara global dengan dunia internasional.


DEMOKRASI SECARA UMUM

A. PENGERTIAN DEMOKRASI
Demokrasi adalah Bentuk sistem pemerintahan yang setiap warganya memiliki kesetaraan hak dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah kehidupan. Demokrasi mengandung pengertian secara tidak langsung bahwa rakyat memiliki kekuasaan tertinggi dalam suatu negara. Sering juga kita dengar slogan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat (Oleh Abraham Lincoln) yang melambangkan suatu sistem demokrasi.

Kata Demokrasi berasal dari bahasa yunani, yaitu “demos” yang berarti rakyat, dan
“Kratos” yang berarti kekuasaan atau kekuatan. Nah dengan demikian kita dapat mengartikan, demokrasi adalah Sistem pemerintahan yang kekuasaan tertingginya dipegang oleh rakyat.

B. PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI
  • Prinsip terpenting demokrasi ada tiga, yaitu :
  • Persamaan Diantara Warga Negara, Setiap warga negara memiliki kesetaraan dalam praktik politik
  • Keterlibatan Warga Negara dalam Mengambil Keputusan Politik
  • Kebebasan diakui dan dipakai juga diterima oleh warga negara


C. CIRI-CIRI PEMERINTAHAN DEMOKRASI
Adapun ciri yang menggambarkan suatu pemerintahan didasarkan atas sistem demokrasi adalah sebagai berikut :
  • Pemerintahan berdasarkan kehendak dan kepentingan rakyat banyak.
  • Ciri Konstitusional, yaitu hal yang berkaitan dengan kepentingan, kehendak, ataupun kekuasaan rakyat dituliskan dalam konstitusi dan undang-undang negara tersebut.
  • Ciri Perwakilan, yaitu dalam mengatur negaranya, kedaulatan rakyat diwakilkan oleh beberapa orang yang telah dipilih oleh rakyat itu sendiri.
  • Ciri Pemilihan Umum, yaitu suatu kegiatan politik yang dilakukan untuk memilih pihak dalam permerintahan.
  • Ciri Kepartaian, yaitu partai menjadi sarana / media untuk menjadi bagian dalam pelaksaan sistem demokrasi.
  • Ciri Kekuasaan, adanya pembagian dan pemisahan kekuasaan.
  • Ciri Tanggung Jawab, adanya tanggung jawab dari pihak yang telah terpilih untuk ikut dalam pelaksaan suatu sistem demokrasi.


D. MACAM-MACAM DEMOKRASI
Secara umum demokrasi yang dipakai dalam suatu negara sangat banyak macamnya. Jadi saya akan menyampaikan berdasarkan kategori tertentu dalam pembagian demokrasi ini.

1. Berdasarkan penyaluran kehendak rakyat :
  • Demokrasi Langsung (Direct Democracy) adalah demokrasi yang secara langsung melibatkan rakyat dalam pengambilan keputusan suatu negara. Pada demokrasi langsung, rakyat berpartisipasi dalam pemilihan umum dan menyampaikan kehendaknya secara langsung.
  • Demokrasi Tidak Langsung (Indirect Democracy) adalah demokrasi yang melibatkan seluruh rakyat dalam pengambilan suatu keputusan negara secara tidak langsung, artinya rakyat mengirimkan wakil yang telah dipercaya untuk menyampaikan kehendak mereka. Jadi disini wakil rakyat yang terlibat secara langsung menjadi perantara seluruh rakyat.

2. Berdasarkan Fokus Perhatiannya :
  • Demokrasi Formal adalah demokrasi yang fokus perhatiannya pada bidang politik tanpa mengurangi kesenjangan ekonomi.
  • Demokrasi Material adalah demokrasi yang fokus perhatiannya pada bidang ekonomi tanpa mengurangi kesenjangan politik.
  • Demokrasi Gabungan adalah demokrasi yang fokus perhatiannya sama besar terhadap bidang politik dan ekonomi, indonesia menganut sistem demokrasi gabungan ini.

3. Berdasarkan Prinsip Ideologi
  • Demokrasi Liberal, yaitu demokrasi yang didasarkan atas hak individu suatu warga negara, artinya individu memiliki dominasi dalam demokrasi ini. Pemerintah tidak banyak ikut campur dalam kehidupan bermasyarakat, yang artinya kekuasaan pemerintah terbatas. Demokrasi Liberal disebut juga demokrasi konstitusi yang kekuasaanya hanya dibatasi oleh konstitusi.
  • Demokrasi Komunis, yaitu demokrasi yang didasarkan atas hak pemerintah dalam suatu negara, artinya pemerintah memiliki dominasi dalam demokrasi ini. Demokrasi komunis dapat dikatakan kebalikan dari demokrasi liberal. Kekuasaan tertinggi dipegang oleh penguasa tertinggi, kekuasaan pemerintah tidak terbatas. Kekuasaan pemerintah tidak dibatasi dan bersifat totaliter, sehingga hak individu tidak berpengaruh terhadap kehendak pemerintah.
  • Demokrasi Pancasila, Demokrasi inilah yang dianut indonesia, yaitu demokrasi berdasar kepada pancasila.

D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DEMOKRASI
Kelebihan Demokrasi antara lain :
  • Pemegang Kekuasaan dipilih berdasarkan keinginan rakyat
  • Mencegah terjadinya monopoli kekuasaan
  • Kesetaraan hak membuat setiap masyarakat dapat berpartisipasi dalam sistem politik

Kekurangan Demokrasi :
  • Kepercayaan rakyat mudah digoyangkan oleh pengaruh media
  • Kesetaraan hak dianggap tak wajar karena oleh beberapa ahli, karena pengetahuan politik setiap orang tidak sama
  • Fokus pemerintah yang sedang menjabat akan berkurang saat menjelang pemilihan umum berikutnya

INDONESIAKU



 AGAMA DI INDONESIA
Pengertian agama itu sendiri, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.
Agama yang diakui di Indonesia ada 6 yakni Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu. Berikut ini macam jenis agama di Indonesia dan penjelasannya:

  •  Agama Islam

     Agama Islam diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 1400 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Nabi Muhammad SAW. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Al-Qur’an. Orang-orang yang beragama islam dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan masjid. Hari besar keagamaannya adalah Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj.


  •   Agama Kristen Protestan

     Agama Kristen Protestan diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2000 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Yesus Kristus. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Alkitab. Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan Gereja. Hari besar keagamaannya adalah Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih

  • Agama Katolik
     Agama Katolik diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2000 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Yesus Kristus. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Alkitab. Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan Gereja. Hari besar keagamaannya adalah Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih

  • Agama Hindu
     Agama Kristen Protestan diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 3000 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini samap saat ini belum diketahui. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Weda. Tempat ibdahnya adalah Pura. Hari besar keagamaannya adalah Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi

  • Agama Buddha
     Agama Budha diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2500 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Siddharta Gautama. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Tri Pitaka. Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan Vihara. Hari besar keagamaannya adalah Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina.


  •   Agama Kong Hu Cu
     Agama Budha diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2500 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Kong Hu Cu. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Si Shu Wu Ching . Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan : Li Tang / Klenteng. Hari besar keagamaannya adalah Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh Rencana memberi tempat semua agama di Indonesia oleh menteri agama, akan memicu munculnya agama agama baru, dapat menimbulkan komplik di tanah tain indonesia ini.

  •  Dampak Positif
1    1.Dapat menambah banyak teman
2.
Dapat menghormati orang yang berbeda Agama
3.
Menjalin tali silahturahmi antar sesama manusia
4. Memotivasi untuk tetap bersatu walau berada di tengah perbedaan 
5. Membuktikan kepada dunia bahwa indonesia merupakan negara yang kaya dan   beragam

  • Dampak Negatif
1. timbul persaingan, saling berlomba lomba untuk membuktikan agama mana yang paling baik 
2. Munculnya perpecahan Agama karena perbedaan budaya  atau ajaran masing-masing
3. Timbulnya individualisme karena suatu Agama yang tidak mau
 
   membaur dengan Agama lainnya.